Tuhan Sedang Memproses Kita Menjadi Serupa dengan Kristus

dmsd1 Avatar

KHOTBAH

Ps.Jimmy Soumokil

Tema: Tuhan Sedang Memproses Kita Menjadi Serupa dengan Kristus

Nas Pembacaan:

  • 1 Petrus 4:17
  • Yakobus 1:2-4, 12
  • Yohanes 15:2
  • Matius 5:13-16

Pendahuluan

Shalom, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan.

Sering kali kita bertanya kepada Tuhan, “Mengapa hidup saya penuh pergumulan? Mengapa setelah melayani Tuhan justru banyak masalah datang?” Namun firman Tuhan mengajarkan bahwa setiap anak Tuhan akan mengalami proses. Tuhan tidak pernah membuang anak-anak-Nya, tetapi Ia membentuk mereka agar semakin dewasa dan semakin serupa dengan Kristus.

1 Petrus 4:17 berkata bahwa penghakiman dimulai dari rumah Allah. Artinya, Tuhan terlebih dahulu membentuk umat-Nya agar menjadi kudus dan layak dipakai bagi kemuliaan-Nya.

1. Proses Tuhan adalah Bukti Kasih-Nya

Tidak ada emas yang menjadi murni tanpa dimurnikan oleh api. Demikian juga hidup orang percaya.

Ketika Tuhan mengizinkan kita menghadapi kesulitan—baik dalam keluarga, ekonomi, pekerjaan, pelayanan, maupun kesehatan—bukan berarti Tuhan meninggalkan kita. Justru melalui semua itu Tuhan sedang membentuk karakter kita.

Jangan pernah kaget ketika menghadapi pencobaan. Tuhan sedang bekerja di balik setiap air mata.

2. Proses Tuhan Menghasilkan Ketekunan

Yakobus 1:2-4 berkata supaya kita menganggap sebagai suatu kebahagiaan apabila jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab ujian iman menghasilkan ketekunan.

Orang yang tidak pernah diproses akan mudah menyerah.

Tetapi orang yang terus bertahan bersama Tuhan akan menjadi pribadi yang kuat, rendah hati, sabar, dan penuh kasih.

Karena itu, jangan berhenti percaya hanya karena doa belum dijawab. Jangan meninggalkan Tuhan hanya karena keadaan belum berubah.

3. Tuhan Memangkas Agar Kita Berbuah Lebih Banyak

Yohanes 15:2 berkata:

“Setiap ranting yang berbuah dibersihkan-Nya supaya ia lebih banyak berbuah.”

Pemangkasan memang terasa sakit.

Namun tujuan Tuhan bukan menghancurkan kita, melainkan membuat hidup kita semakin menghasilkan buah Roh.

Kadang Tuhan memangkas kesombongan kita.

Kadang Tuhan memangkas rasa nyaman kita.

Kadang Tuhan mengizinkan kegagalan supaya kita belajar bergantung kepada-Nya.

Semua itu dilakukan karena Tuhan mengasihi kita.

4. Orang yang Diproses Akan Menjadi Garam dan Terang Dunia

Yesus berkata dalam Matius 5 bahwa kita adalah garam dan terang dunia.

Garam memberi rasa dan mencegah kebusukan.

Terang mengusir kegelapan.

Karena itu, setelah diproses Tuhan, hidup kita harus menjadi berkat bagi orang lain.

Di rumah menjadi teladan.

Di tempat kerja menjadi pribadi yang jujur.

Di gereja menjadi pelayan yang rendah hati.

Di mana pun berada, orang dapat melihat Kristus melalui kehidupan kita.

5. Ayub Menjadi Teladan dalam Proses

Ayub adalah orang yang saleh, namun Tuhan mengizinkan ia mengalami kehilangan harta, anak-anak, kesehatan, bahkan ditinggalkan orang-orang terdekatnya.

Tetapi Ayub tidak meninggalkan Tuhan.

Pada akhirnya Tuhan memulihkan kehidupannya dengan luar biasa.

Ini mengajarkan bahwa proses Tuhan selalu memiliki akhir yang indah bagi mereka yang tetap setia.

Penutup

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan,

Jika hari ini Anda sedang berada dalam masa sulit, jangan kecewa kepada Tuhan.

Percayalah, Tuhan sedang membentuk iman, karakter, dan kehidupan Anda.

Proses memang tidak nyaman, tetapi hasilnya sangat indah.

Tetaplah setia.

Tetaplah berdoa.

Tetaplah melayani.

Karena pada waktunya Tuhan akan menyatakan kemuliaan-Nya melalui kehidupan kita.

Peneguhan

Jangan menyerah dalam proses.

Jangan mundur karena pencobaan.

Sebab orang yang bertahan akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Tuhan kepada mereka yang mengasihi-Nya (Yakobus 1:12).

Amin. Tuhan Yesus memberkati.

Enjoying this article?

Subscribe to get new posts delivered straight to your inbox. No spam, unsubscribe anytime.

No spam. Unsubscribe anytime.

Kabar Lainnya

Semua Info

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *